Liberty wreck ship mungkin sudah tidak asing bagi teman-teman semuanya, terutama bagi teman-teman peminat diving dan snorkling. Yeah, Liberty Wreck ini terletak di Pulau Bali tepatnya di daerah Tulamben. Salah satu tempat wisata yang paling banyak di incar.
Liberty ship ini konon ceritanya merupakan kapal cargo milik militer US. Kapal ini bahkan dibuat dan digunakan sejak saat perang dunia pertama tahun 1918.
Nah kapal Liberty ini tenggelam karena di torpedo oleh Jepang tahun 1942 saat perang dunia kedua dalam perjalanan dari Australia ke Philippines dan lokasinya berada di sekitar jalur laut Lombok. Lalu ceritanya Liberty yang terkena torpedo ini mau dibawa ke pelabuhan Celukan Bawang di Singaraja akan tetapi karena terlalu banyak air yang masuk ke dalam kapal dan membuatnya tenggelam di bagian utara Bali. Di tahun 1963 terjadi letusan gunung berapi Mount Agung yang membuat kapal itu berada di dekat pantai Bali yang sampai sekarang dimanfaatkan sebagai lokasi dive.
Singkat cerita mengenai keberadaan Liberty Wreck Ship, sekarang kapal itu dipenuhi dengan coral-coral cantik serta ikan-ikan warna warni yang sudah sangat nyaman menjadikan kapal ini sebagai rumah mereka.
Pada tanggal 23-25 maret yang lalu saya berkesempatan liburan lagi ke Bali. Tapi kali ini saya memilih berlibur di pinggiran kota Bali, udah 3x ke Bali tapi muternya kesitu-situ saja, dan sekarang memilih fokus main di pantainya untuk diving. Tempat yang kami pilih waktu itu di Amed dan Tulamben. Lokasi ini cukup jauh dari Kota Bali sekitar 3-4jam perjalanan darat. Setelah landing saya coba menggunakan taxi online untuk kesana dan untungnya mau heheee..

Saat itu saya memilih stay di Puri Wirata Resort dan Hotel di Amed karena sekalian ambil paket divingnya selama 2 hari. Dihari pertama spot dive kami di amed ada 4 lokasi, 3 dives di siang hari dan 1 dive di malam hari. Spotnya antara lain Japannese Wreck, Pyramid, Lipah dan Jemeluk.
Di keempat spot ini saya bertemu penyu, Lion Fish, Nudy Branch, Moray Eel, Pufer Fish, Pigme Sea Horse, Mantis Shrimp, Whip Coral Shrimp, Shark, Gosh Fish, Clown Fish, Sting Ray, Bobtale Cutle Fish, Bobtail Squid. Dan yang pengalaman seru yang tak terlupakan adalah pengalaman pertama night dive. Dengan pedenya ambil night dive dan sesaat sebelum memulai penyelaman, dive guide lokal yang membawa kami bilang ” nanti setelah safety stop jangan langsung naik ya, karena ini saat bulan purnama pas setelah safety stop senter dimatikan lalu coba lambaikan kedua tangan di laut nanti plakton-planton disekitar kita akan bercahaya”. Mendengar itu saya kegirangan semangat banget, eeeh 5 menit di dalam nyali saya mulai menciut, bayangkan kita tidak bisa lihat apapun kecuali arah cahaya senter dan lokasi spot yang kita masuki berawal dari seluruhnya pasir, kan sereeeem ya…hiiiii


Tapi setelah melihat coral saya kembali excited, gimana tidak banyak hewan-hewan laut yang unik-unik yang tidak keliatan saat siang. Lion fish kalau siang sedikit yang keluar ini kalau malam kayaknya pada mulai arisannya banyak bangeeet dah. Di coral yang berbentuk kipas ga sengaja aku senterin aku perhatiin satu-satu tangkainya, ngarepnya ketemu pigme sea horse tapi kaget ternyata saya banyak melihat udang-udang kecil yang transparan gitu kulitnya. Banyak lihat jenis shrimp lalu kepiting kecil-kecil lucuuu deh, Tapi masih dengan suasana was-was sih hahahaha… Eh tiba-tiba air laut terasa dingin sekali dan sedikit berarus, ditunggu 5 menit tidak juga hilang, 10 menit juga masih ada, sampai saya menggigil dan rasanya pengen udah selesai aja plisss, baju sudah 3 mm masih aj kedinginan. Masa dalam laut pelukan *hahha ngarep
Nah udah mulai safety stop tiba tiba suhu air laut jadi panas banget dekat permukaan seperti mandi air hangat di hotel hehehe.. Dan betul saja atraksi kami dimulai, matikan senter lalu kita ayun-ayunkan tangan dan wooooow plakton itu mengeluarkan cahaya seperti kunang-kunang kalau didarat. Pengalaman night dive yang akan sangat membekas. Sehari 4x dive dan itu melelahkan sekali tapi rasanya puas.
Keesokan harinya spot kami berpindah ke Tulamben. Nah disinilah letak Liberty Wreck Ship dan pagi-pagi gini saja ramainya minta ampun. Bahkan kata guidenya kalau siang lebih ramai lagi makanya kita datang pagi-pagi. Selain kapal yang begitu besar dan indah dengan perpaduan coral dan ikan, yang membuat saya heran adalah ikan-ikan disini seakan jinak dan tidak takut dengan keberadaan manusia. Saat menginjakan kaki dipantai kita bisa langsung melihat ikan biru kecil-kecil yang bermain di pinggir pantai dan tenang bersama dikerumunan manusia. Begitu pun dengan ikan di sekitar kapal, saat melintasi kapal saya melihat penyu lagi yang dengan santainya berenang melalui reruntuhan kapal dan kalem banget diantara manusia.


Selain Penyu kita juga melihat Pigme Sea Horse, Baracuda, Pufer fish ada yang biru dan hijau, Lion Fish. Selanjutnya spot kedua adalah Tulamben Drop Off disini kita akan bertemu wall reef dan coral garden selain itu yang kita temukan selain hal-hal yang saya sebut diatas ada Frog Fish, Ribbon Eel dan Octopus.
Sekali lagi setiap pulau punya keunikannya masing-masing dan semua pulau di Indonesia itu pasti indah walaupun belum semuanya saya jelajahi semoga bisa, amiiin.
Terima kasih bli Suana dy sangat informatif sekali dan sangat beruntung di guide sama dia. Saat diving bli Suana selalu menunjukan hewan-hewan unik dan begitu selesai dive dia akan menyebutkan seluruh nama-nama hewan yang tadi kita temui.
Sayang dalam perjalanan ini kami tidak ada kamera karena rusak dan akhirnya kita menyewa jasa photografer bule dengan peralatan canggihnya yang mantep banget.
Semoga dengan tampilan foto-foto ini walaupun tidak bisa menggambarkan seluruh yang saya lihat semoga dengan cerita dan fotonya bisa membuat anda untuk bermain dan berkunjung..
Please enjoy it..
















