Perjalanan ke Rusia kali ini bercerita tentang kota Saint Petersburg. Dari Moscow ke St. Petersburg, aku sengaja memilih kereta cepat Rusia yakni Sapsan Train. Memang sedikit lebih mahal tapi perjalanan yang ditempuh menjadi sangat singkat kurang lebih selama 4 jam.
Station tempat menaiki kereta Sapsan ini bisa dilalui melalui Leningradsky Moscow, bagaimana menuju station ini? Travelers bisa menggunakan aplikasi City Mapper cukup mudah dibaca dan banyak pilihan transportasi serta info biaya yang akan dikeluarkan. Oh ya selain kereta cepat ada juga kereta malam perjalanan kurang lebih 9-10 jam tergantung jadwal kereta dan type kereta. Bedanya kereta malam bentuknya seperti kompartemen yang berisi kasur-kasur. Setiap kompartemen terdiri dari 6 kasur, 2 kasur di sisi kiri pilihan atas dan bawah, 4 kasur si sisi kanan 2 diatas dan 2 dibawah. Bagaimana cara pesannya? Kalian bisa pesan on the spot station atau kalau lebih mudahnya bisa lewat website ini http://www.russianrailways.com/ selayaknya harga tiket di Indonesia semakin jauh hari pesannya maka harga bisa lebih murah. Pilihan bahasanya bisa diganti dari Rusia ke English. Nah electronic tiketnya tidak perlu diprint cukup disave di handphone dan dtunjukan ke petugas saat naik kereta, setiap gerbong akan dijaga petugas yang sudah membawa list nama penumpang beserta nomor paspor. Baca dibeberapa blog yang lain, tidak sedikit yang mengatakan hati-hati dengan orang rusia atau hati-hati pencopet, beruntungnya saya malah bertemu orang-orang baik di kereta. Saat di kereta malam, saya memilih tidur di lower bed, nah yang tidur di upper bed saat itu laki-laki masih muda sepertinya, baiknya dia membantu menyimpan koper, mengambilkan sprei dan bantal tanpa aku minta sebelumnya. Jadi menurut pandangan aku, kemanapun kita pergi ada baiknya selalu berhati-hati, toh di negara kita sendiri pasti juga ada tindak kriminal baik itu pencopetan atau penipuan, sebisa mungkin jangan berlebihan dalam memakai perhiasan atau barang berharga.
Perjalanan tahun ini membawaku ke negara yang jauh disana, yang mungkin jarang didengar orang sebagai tempat liburan. “Apa kamu mau ke Rusia?” “Jauh amat sih” “Awas loh bahaya”. Kurang lebih banyak ungkapan-ungkapan yang saya dengar seperti ini. Ya wajar sih apalagi saya pergi sendiri, solo traveler sendiri, mereka hanya mengkhawatirkan keadaanku saja..
Jadi perjalanan kali ini dimulai tanggal 13 September 2017. Menggunakan pesawat Th** Air****, dimulai dari Jakarta – Bangkok – Moscow. Nah di Bangkok ini aku transit semalam setelah penerbangan selama 4 jam dan untungnya aku punya teman yang sedang tinggal di sana, Thank you Amel sudah sangat membantu. Lalu keesokan harinya penerbangan pagi menuju Moscow selama 10 jam. Pelayanan dengan pesawat Th** Air**** ini menyenangkan sekali apalagi dengan durasi perjalanan yang cukup panjang, mungkin saya akan membahasnya di tulisan blog Selanjutnya.
Pukul 16.00 waktu setempat saya tiba di Bandara Domodedovo, karena mencari mata uang Rusia di Indonesia susah banget dan saya tidak membawa sepeser pun uang Rusia, jadi sebelum keluar bandara saya harus menemukan atm bank lokal disana. Dan yeeei ketemu, kalau travelers juga mau mengikuti cara saya keluar pintu kedatangan internaional kamu ambil ke kiri jalan terus sampai mentok lalu kiri lagi nah dipojokan akan ada penukaran uang, mesin kopi dan atm dari 2 Bank yang berbeda. Pukul 16.30 Kantor Money Changernya sudah tutup, dan disini cuma terima US dollar atau Euro. Setelah mengambil uang secukupnya, tujuan selanjutnya membeli sim card.
kenapa harus beli sim card? Pertama saat itu aku solo traveler jadi kalau nyasar cuma sendiri kan bahaya, kedua aku tidak begitu yakin untuk menjadi pejuang wifi yang kalau mau pergi-pergi harus cari tempat wifi untuk tahu arah dan tujuan, ketiga biar aku bisa lancar komunikasi sama teman dan kluarga dan eksis di sosmed 🤣. Hasil browssing sana sini aku memutuskan membeli sim card Beeline nah ini juga ada di bandara atau kalau tutup kamu bisa beli di metro station di Moscow setelah naik aeroexpress train. Harga yang aku dapat saat itu yang paket 550 Rub sebanyak 6GB internet yang seharga 350 Rub nya kosong. Kuota internetnya banyak banget dan aku cm pakai seminggu.
selanjutnya adalah menaiki aeroexpress untuk ke kota Moscow, nah ini kamu juga bisa naik taxi kalau datangnya 3-4 orang, kalau mau menikmati kereta juga bisa. Kereta bandara ini bagus banget perjalanan ke Moscow membutuhkan waktu 45 menit, harga tiketnya 500 rub atau kurang lebih seharga 125 ribu rupiah.
XIAOYI
Sampai deh di Moscow, nah di stasiun ini aku beli simcard beeline, lalu lanjut naik metro menuju hostel. Oh yaa, kalau kamu akan merencanakan stay di Moscow selama 3 hari atau lebih mending beli tiket metro terusan selama 3 hari dengan harga 400 rub. Jadi perjalanan kemana pun nantinya kamu tinggal scan kartu aja tanpa harus antri dan keluar setiap perjalanan sebanyak 55 rub. Aku memutuskan beli tiket metro terusan dikarenakan pada hari kedua ketiga aku akan melakukan metro tour karena stasiun metro di Moscow ini bagus-bagus dan design nya unik-unik.
nah kebetulan aku cari Hostel yang deket sama red square atau Gum pusat wisata di kota Moscow. Jadi karena lokasi hostel yang dekat ini hampir setiap hari aku pasti mampir ke GUM dan Red square. Karena rata-rata hostel disini tidak pakai plang petunjuk nama, aku sempat muter muter aja disekitaran mencari gedung mana hostelnya dan akhirnya aku ingat aku punya pulsa telepon dan memutuskan untuk menelpon hostelnya.
Aku beristirahat sebentar, lalu mandi dan tiba-tiba aku punya kekuatan untuk jalan-jalan karena saat itu masih pukul 19.00. Sempat berkenalan dengan teman sekamar juga 2 perempuan yang dari German mereka juga masing-masing jalan sendiri-sendiri dan salah satu dari mereka mengajak kita semua untuk jalan bersama, Horeeeee aku ada teman dan tidak sendirian berapa beruntungnya. Karena saat itu musim gugur dan suhunya mencapai 10 derajat celsius, agak berpakaian tebal lalu siap deh buat jalan-jalan. Tujuan saya malam itu cuma ingin melihay GUM di malam hari, hal ini terinspirasi karena saya mengikut instagram traveltomoscow dan ada satu foto perempuan pakai dress berdiri di depan gedung GUM yang penuh lampu. Sesampainya disana setelah berjalan 5 menit, sempet foto-foto di jembatan sungainya juga, aku terpesona dengan gedung ini, tapi sayang ramaaaaaai banget ala ala mau ngikutin foto yang di IG jadi gagal total deh hahaha, dan karena sendirian aku berjuang banget mendapatkan foto foto ini.
GUM
XIAOYI
Setelah puas foto sana sini dan kedinginan karena ini kali pertama ngerasain musim gugur dengan suhu 9 derajat celcius, aku kembali ke hostel dan istirahat mengumpulkan tenaga untuk esok hari…