Arsip Tag: travel

Waykambas, Menikmati Wisata Alam Bersama Gajah, Di Kota Lampung

26 Oktober 2017, perjalanan tidak terduga menuju kota Lampung. Hai Travelers, langkah kakiku membawaku menuju Kota Lampung dan khusus dalam artikel ini aku akan bercerita tentang Waykambas. Di artikel jauh sebelum ini aku juga sempat bercerita tentang perjalanan ke Pulau Pahawang, jadi info tentang pulau Pahawang bisa cek di list sebelumnya yaaa..

Lanjutkan membaca Waykambas, Menikmati Wisata Alam Bersama Gajah, Di Kota Lampung

Jepang saat summer, panas sih tapi asik!!

hai Travelers, walaupun cerita perjalanan ke Rusia belum selesai biar tidak bosen aku sengaja ingin berbagi perjalanan aku ke Jepang Tahun lalu bersama rekan-rekan x kantor. ( karena setelah itu aku resign 😦 )

Persiapan perjalanan ini ada kurang lebih 9 bulan, karena kita waktu itu beli promo free seat nya air asia. Kurang lebih masing-masing kena 3 juta tanpa bagasi semua untuk 4 orang dari Jakarta dan nanti bertemu teman kami yang lagi belajar S2 di Jepang 2 orang. 2 minggu sebelum berangkat kami memutuskan beli 2 bagasi untuk pulangnya dari Jepang karena kami berniat membeli oleh-oleh snack yang banyak hahahaa.. penambahan bagasi ini mudah banget cukup ke websitenya dan pilih menu “manage my booking”.

Aku, Nisa, Idha, Adit, Hermawan dan Anggara benar-benar menyiapkan acara liburan ini. Kami selalu mendiskusikan tempat apa yg wajib dikunjungi dan pengen dikunjungi, sampai terbentuknya itinerary fix. Untuk penginapan karena kita banyakan, kami memutuskan untuk membooking via airbnb, seperti apartemen yang cukup memuat 6 orang dengan fasilitas dapur dan mesin cuci kalau ada. Update 2018: airbnb di jepang sedang ilegal kecuali di kota Tokyo, tapi pastikan mereka terdaftar di Watson yaaa, berdasarkan informasi banyak yang di tolak masuk oleh imigrasi salah satunya karena booking nya di airbnb juga. Untuk meminimalisir random check dan di deportasi karena ini ada baiknya bisa beralih ke hotel atau hostel

Pakai visa apa? Kami semua pakai visa waiver, jadi secara khusus kami membuat e-paspor semua walaupun sebelumnya sudah ada paspor. Seperti aku, aku rela mengganti paspor lama yang sudah ada cap visa Korsel, perjalanan ke singapura dan malaysia agar bisa masuk Jepang tanpa urus visa visaan lagi. Cap visa waiver ini pun sangat cepat prosesnya hanya satu hari saja.

Transportasinya bagaimana? Kami selama disana selalu menggunakan metro dan bus, paling banyak sih metro. Kami membeli 18 kippu Ini tiket yang bisa dipakai untuk 5 hari per orang atau 5 orang per hari. Ini sedikit penjelasan tentang tiket 18 kippu. Oh ya 18 kippu ini bisa dibilang tiket semasa liburan jadi hanya ada saat musim panas dan musim semi.

The Seishun 18 is a limited-time offer. Please take note of the sales and valid dates.
The Seishun 18 allows unlimited rides on local and rapid JR trains (excluding reserved seats) throughout Japan from Hokkaido in the north to Kyushu in the south. Although the Seishun 18 is not valid on Shinkansens and limited express trains, it is a great way to enjoy travel at a more leisurely pace. This ticket package includes five days worth of travel for only 2,370 yen per day. One person can enjoy the Seishun 18 for five days, or it can be split for use by up to five people. The unlimited rides also include use of the JR Miyajima Ferry for travel from the mainland to the island of Itsukushima, popularly known as Miyajima. The Seishun 18 is a great way to enjoy leisurely travel. Sumber http://www.jreast.co.jp/e/pass/seishun18.html

Perjalanan kami dimulai dari Osaka ke Tokyo, begitu dateng langsung deh jalan ke tempat wisata tanpa mandi dulu, hehehee, mental backpackeran banget. Koper dan tas bawaan gimana? Tenang aja Jepang ini benar-bebar menfasilitasi kehidupan traveler kayak kita, maksudnya? Merek punya banyak loker di stasiun yang kita datengin. Tinggal pilih dari kecil, sedang atau besar. Kalau besar maksimal 700 won sehari bisa diisi 2 tas backpackers besar atau 2 koper travel size dan tas backpack atau 1 koper ukuran big size. Jadi jangan sewa sendiri-sendiri ya berbagi akan lebih hemat loh hahahaa… lampu hijau menunjukan available loker kalau lampu merah sudah terisi ya Travelers

IMG_7876

Kemana saja kami selama di Jepang, berikut itinerary yang sudah kami rencanakan. Karena perginya rame-rame jadi penting kayaknya untuk bikin itin beda kalau solo travel atau hanya berdua yang mungkin cukup mengikuti kemana angin membawa hehehe..

Osaka

-Himeji Castle

-Kobe Harborland

-Dotonbori

-Kuromon Ichiba

singkat saja penjelasan perjalanan kami ini, Himeji Castle ini merupakan salah satu castle yang semuanya serba putih. Sangat anggun dan menawan. Dilanjutkan perjalanan ke Kobe Harborland, ini merupakan pelabuhan kecil yang ada di Osaka dan ada taman bermainnya. Disini kita bisa naik bianglala untuk menikmati malam dan indahnya Kota Osaka. Bianglala ini bisa ditemui di beberapa tempat tapi kami hanya coba yang ada di Osaka ini. Dotonbori adalah jalanan yang penuh tempat makan dan perbelanjaan, disni kami pergi makan dan melanjutkan ke  Kuromon Ichiba untuk foto dengan ikon terhits di Osaka Jepang. Pasti penasaran kan bagaimana hasil perjalanan kami? Check it out

 

 

 

Ini tempat ga sengaja ketemu di jalan saat mau ke Kobe, ini seperti chinese townnya Jepang. Nama tempatnya Nankin Machi ini belum masuk itinerary ya.

 

 

 

 

Day 2 di Osaka

– Osaka Castle

-Osaka Aquarium

– ke sisi lain dari Dotonbori

Osaka hari kedua ini kita terbangun dengan keadan badan yang kembali bugar lagi, karena apartemennya kita bisa berendam air hangat ini enak banget untuk melepaskan lelah dan menjadi relaks. Kamarnya pun bersih, walaupun agak kecil untuk kami berenam tapi cukuplah..

Osaka Castle ini sepintas mirip Himeji castle yang berbeda ada di dekorasi tamannya ada kolam air dan banyak yang prewedding disini. Lalu kami melanjutkan perjalanan ke Osaka Aquarium, ini aquarium terbesar konon katanya tapi lupa nomor keberapa. Berapa sih biayanya? Cukup 2300 yen, worth it kah? Yes absolutely yes. Karena puas banget loh kesini. Kamu bisa liat pinguin, paus, berbagai jenis hius dan manta, berbagai jenis ubur-ubur mematikan, hewan-hewan laut lainnya. Tempat ini sangat besar sampai capek muterinnya, dalam hati aja bertanya-tanya kapan sampainya sih. Dan seperti biasa kita makan malam lagi di Dotonbori sebelum akhirnya kita transfer ke Kyoto malam ini juga.

 

 

 

 

 

 

Maafkan ketembeman pipi saya, pas ke Jepang ini aku lagi gemuk gemuknya, kebanyakan suntik obat kayaknya hahahaah. Tapi beneran suntik obat buat punggung dan setelah itu sembuh.

cus lanjut lagi,

Kyoto

hari ini kami akan perjalanan jauh dari hostel kami dan sangat berencana menggunakan Yukata di hari kedua kami di Kyoto karena melihat perempuan-perempuan di tempat wisata di Osaka menggunakan Yukata kayaknya berasa jadi cantik banget. Wajib dong ya sampai sini pakai Yukata, dan sengaja memilih di hari kedua karena tujuan kami dihari kedua ada pada satu daerah jadi cukup jalan kaki dan naik bus saja. List perjalanan kami di hari pertama begini

-Fushini Inari

– Kiyomizu+Sannen Zaka

– Niko Castle

-Gion+Pontocho

di Fushimi Inari, terkenal dengan 1000 Gerbang bambunya, banyak orang kesini karena ini salah satu wajib untuk di kunjungi. Jangan lupa cicipi orange juicenya seger banget. Sebelum masuk tample ini kamu wajib membersihkan diri di kolam air suci. Oh ya dari Kyoto station kamu bisa melihat Kyoto Tower, dari sini untuk ke Fushimi Inari lanjut naik Bus, jangan lupa beli one day pass Busnya di kantor sebelah kanan dari pintu keluar Kyoto Station ya sekitar 500 yen. Selama di Kyoto kami banyak menggunakan Bus.

Kiyomizu Dera ini juga tample yang berwarna orange, dan kalau mau masuk ke Sannen Zakanya harus membayar 300 yen, karena yang gratis hanya sampai Kiyomizu Dera. Di Sannen ada juga sumur keramat mitosnya untuk jodoh dan rejeki. Oh ya sebelum masuk ke Kiyomizu Dera kami sempat belok kanan dari arah pertokoan mancari rumah makan dengan harga paling murah, karena namanya tempat wisata pasti harga diatas rata-rata. Lalu kita akan menikmati malam di Gion.

 

 

 

 

 

Day 2 di Kyoto

Hari ini kami akan menggunakan Yukata yeiii, seneng banget. Untuk menyewa Yukata kurang lebih 2000 won dari pagi sampai jam 6 sore. Rencana hari ini kami akan ke Arashiyama, Kinkakuji tmple, Ginkakuji dan Nishiki Market.

Arashiyama ini terkenal dengan banyaknya pohon bambu, sayangnya kami datang saat summer jadi banyak orang susah deh mau dapat photo bagus disini. Kinkakuji dan Ginkakuji adalah temple yang terbuat dari emas. Kalau kalian mencermati selama perjalanan mengelilingi tempat ini, akan ada beberapa patung budha sangat kecil terbuat dari batu dan dibatasi, kalian akan melihat beberapa koin disekitarnya, ini adalaha tempat lucky coin, kalau bisa masuk ke lingkaran mangkok patung maka konon permintaanmu dipenuhi loh. Daerah Arashiyama ini sangat bagus, keluar dari stasiun kalian akan disuguhi dengan pemandangan gunung dan sungai yang sangat bersih, udaranya juga sangat segar, seperti pedesaan tapi cukup ramai.

Days 3 di Kyoto

Desa apa yang banyak rusanya? Nara village, luangkan waktu sehari saja kesini, jauh banget sih tapi asik loh. Disini kita bisa photo sama rusa, mereka terkenal sangat ramah, saran sih jangan beli deer snack nya yah, karena seketika mereka mencium baunya kalian akan dikejar beberapa rusa sekaligus hahahaah, so hati-hati. Apalagi yang bawa anak kecil. Unik kami sempat mengajak selfi salah satu rusa yang asik duduk nongkrong di pintu masuk temple todaiji dan begitu liat hasilnya rusa itu tertawa, lucu banget deh photonya.

Selanjutnya kami harus cepat-cepat kembali ke Kyoto station untuk transfer ke Tokyo, sebenarnya dalam perjalanan ke Tokyo kami ingin menyempatkan ke gunung fuji, tapi berhubung kita lihat ramalan cuaca akan hujan lebat terpaksa kami batalkan. Karena akan percuma tidak bisa melihat gunung fuji. Sehingga kita mengganti rute ke Fuji untuk dihabiskan di Tokyo saja

Tokyo

Akhirnya tiba juga di Tokyo, hari yang sangat ditunggu-tunggu. Hari ini kita dedikasikan untuk ke Disney Land Tokyo, yeiiii… full day all nighy long, berhubung hari sabtu jam bukanya lebih panjang. Seru banget, sebagai info jangan lupa bawa payung atau jas hujan kesini. Kalau Travelers merencanakan dateng dari pembukaan Disney land wajib banget hal ini dibawa, karena parade pertama mereka adalah Splash water parade, dari judulnya aja berbau air, siap-siap basah yaa. Ini yang tidak kita ketahui saat datang kemari, sempat heran sih ini orang kok pada pakai jas hujan atau handuk yaa? Ternyata kami basaaah dan membuat kita masuk angin. Tapi apa boleh buat sudah berada disini hajaar terus.

Sengaja kasih photonya dikit aja, biar penasaran dan datang kesini yaa. Kami benar-benar menghabiskan waktu dari awal buka banget sampai tutupnya. Amazing!!

days 2 Di Tokyo

berhubung kami punya banyak waktu di Tokyo, kami menghabiskan waktu yang agak lama di Shibuya, depan stasiun Shibuya kalian pasti sudah tahu kan? Ada patung Hachiko, sebagai tugu peringatan akan kesetiaan Hachiko dalam menunggu tuannya pulang, yang padahal sudah meninggal. Tapi dy tetap datang dan pergi sampai melihat Tuannya dan meninggal juga di stasiun itu. Di sini ada es cream yang sangat enak, es cream terlezat yang pernah aku rasakan, serius! Ga bohong! Biayanya 500 yen, inget es cream cornnya ya bukan es cream mangkuk. Nama es creamnya Cremia, rasanya sih dia punya beberapa cabang tidak hanya ada di shibuya, tapi kebetulan temen baru bilangnya saat kita disana. Disini juga banyak banget toko-toko yang sedang diskon, apalagi sepatu Nike. Waktu itu kita muter-muter shibuya demi mendapat masker selam yang aku idam-idamkan, tapi nihil. Terpaksa cari di daerah lain di Tokyo.

Days 3 in Tokyo

hari terakhir kami ini, kami rencanakan untuk Shopping time!!!dimana lagi kalau bukan di Asakusa. Tapi kalau boleh jujur setelah beberapa kali keluar masuk di tempat penjualan souvenir maka di Kyoto dan Osakalah pemenangnya dengan harga termurah. Kalau terlengkap ya di Asakusa, dan satu lagi tempat oleh-oleh yang wajib kalian kunjungi, kalau mau beli kit-kat atau green tea atau matcha disinilah tempatnya Ameya Yokocho, ini juga di luar itinerary, alias dadakan. Kalau kalian mencari kain penutup pintu kamar ala Jepang paling murah di kyoto di ruko-ruko sekitaran Fushimi Inari atau di Kiyomizu dera, di Asakusa juga ada dan cuma ada 1 toko disana tapi harganya dari 2000 yen keatas. Kami juga menyempatkan diri foto di gedung awan kinton, ke Tokyo Tower dan Tokyo Imperial Palace. Setelah sepanjang hari terasa melelahkan kami lanjutnke Bandara untuk kembali ke Indonesia. Sekian perjalanan saya ke Jepang silahkan kalau ada pertanyaan atau kalau mau lihat photo-photo secara jelas bisa ke instagram saya di Monica.indriani, thanks for reading my blog.

ps. Berencana balik lagi ke sini tapi autumn 2018 ada yang mau join?

IMG_7903

IMG_7904

It’s time to shopping in Moscow!! Rusia (Day 3)

Yeeei, menginjak hari ke-3 di Moscow..

halloo, Travelers. Seperti biasa di pagi hari aku prepare sarapan sendiri di hostel walaupun disediakan sarapan karena ada beberapa menu yang saya alergi jadi mau ga mau aku harus bikin sendiri. Saat sarapan ini, aku, vivi dan melina mendiskusikan kemana rencana kita hari ini.

Hari ini kita berencana memasuki Nikolskaya Tower, Kremlin, lunch di GUM, Pasar Izmailovo dan melihat sunset di child museum shopping center. Nah, disini kami salah perhitungan, kenapa? Karena ini hari Sabtu, hari libur juga untuk warga Moscow, sehingga tempat wisata sangaaaat ramai. Begitu sampai di Nikolskaya di Red Square antriannya panjang banget, sempat nanya ke salah satu yang mengantri berapa lama mereka mengantri dan ternyata sudah satu jam itu pun sebelum antriannya sepanjang mengular sekarang. Setelah diskusi aku, vivi dan melina tidak mau menghabiskan waktu hanya untuk mengantri, akhirnya kita melanjutkan ke Kremlin, dan cepat-cepat masuk. Oh ya, semua tempat wisata di Rusia selalu ada mesin komputer pembelian tiket jadi tidak perlu antri di loket yang panjang lumayan hemat waktu hehehe…

Kremlin ini merupakan kerajaan bangsawan, ya kutang lebih seperti itu, ada tentara ada kantor senat dan gereja dan benda bersejarah lainnya. Setiap jam 12 akan ada pertunjukan tentara dan marching bandnya, siap siap harus didepan biar ga kalah tinggi yaa heehhe

Karena waktu sudah menunjukan jam 1 dan perjalanan ke izmailovo sangat jauh maka kami memutuskan makan di kedai murah yang ada di GUM. Diner atau lunch disini masih relative murah loh dan banyak pilihan tinggal ambil pilih dan bayar deh. Nama kedainya kedai 83, ada di lantai 3 ujung bangunan depan Gereja Saint Basil.

Setelah kenyang, kami melanjutkan perjalanan untuk membeli souvenir, sebenarnya ini adalah tempat yang aku kunjungi karena aku harus beli banyak oleh-oleh berhubung saya punya banyak kakak dan ponakan. Teman-teman cuma penasaran tempatnya saja. Tempat izmailovo ini sangat jauh kurang lebih perjalanan selama sejam naik metro kalau dari GUM, dan apabila Travelers beli sim card ada baiknya download aplikasi city mapper ini bermanfaat banget sebagai penunjuk jalan. Nah sekilas dari depan tidak nampak seperti pasar, kayak istana boneka di ancol itu loh. Nah kalian masuk lurus aja dari pintu gerbang nanti ada lorong, masuk lorong itu lalu cari tangga turun kebawah, karena bagian souvenir ada dibawah, atas bagian perak perak dan lukisan. Seperti layaknya pasar disini harga bisa ditawar tapi jangan banyak-banyak maksimal 30% kalau cuma beli satu macam satu, kalau satu macam lebih dari satu bisa ditawar 50% ini pengalaman pribadi. Beli matryoska dan hiasan telur disni paling murah, aku sudah keliling dan melihat harga baik saint petersburg atau di tempat wisata lain. Tapi ada juga oleh-oleh yang aku beli di Saint petersburg karena di Moscow tidak ada.

Setelah puas keliling bolak balik demi mencari harga termurah,, maklum orang indonesia hehehe.. akhirnya kita melanjutkan perjalanan untuk melihat sunset diatas gedung. Kayaknya sih tidak banyak orang indonesia yang tau tempat ini, aku juga tahunya karena diajak oleh melina. Jadi tempat ini ada disalah satu mall, yang top roofnya dibuka memang untuk melihat sunset. Nama tempatnya Child Museum, ada di children shooping center mall.. penasaran?? Ini dia

Dalam menulis blog aku tipe yang ingin memberikan dan membagikan informasi secara detail dan lengkap dengan pemandangannya, karena ini akan sangat berguna banget untuk solo traveler seperti saya dalam menyusun itinerary.

setelah melihat sunset dan makan malam di mall kami melanjutkan perjalanan pulang dengan metro menuju GUM, dan saat berjalan pulang dari GUM kami berniat mampir ke taman yang baru saja dibuka seminggu terakhir. Nama tamannya adalah Zaryadye Park, sangat bagus kalau kita kesini mala hari loh.. antriannya panjang karena ini malam minggu dan banyak anak muda Rusia sedang berkencan hahahaha

Saatnya balik ke hostel dan beristirahat. Besok my last day in Moscow masih ada satu tempat yang ingin ku kunjungin sebelum berpindah ke St. Petersburg

Meet and Make a Good Friends in Moscow, Rusia (Days 2)

Hai, Travelers

welcome back to the next chapter of my travel story in Moscow..

Dicerita sebelumnya pada sore hari ketika sedang beristirahat aku berkenalan dengan dua perempuan asal German, yang mereka juga tidak saling kenal sebelumnya dan salah satu dari mereka, Melina, menawarkan untuk bersama-sama ikut free tour bersamanya keesokan harinya kalau kami belom ada planning.

Well, sebenarnya aku sudah ada planning dan itin sendiri, tapi aku pikir tidak ada salahnya jalan bersama-sama dan menjalin pertemanan.  Oh ya traveler, acara free tour walking moscow ini bener-bener gratis cuma mengandalkan kerelaan tips aja dan tidak memaksa. Setiap hari ada di jam 10.45 sebelumnya kalian bisa booking online dlu di websitenya http://moscowfreetour.com/ dan tepat waktu datangnya yaa dan seandainya karena suatu hal kalian tidak bisa datang bisa email untuk membatalkan kedatangan agar kalian tidak ditunggu-tunggu.

lokasi pertemuan kami di Lubyanka Square cukup dekat dari red square cukup berjalan kaki. Pemandangan disini juga sangat menyenangkan. Berikut list perjalanan dan spot yang aku kunjungi bersama tour ini:

  • Varvarka street
  • St. Basil Cathedral
  • Red Square
  • Kremlin
  • GUM
  • Lenin’s Mausoleum
  • Senate Palace
  • Alexandre Garden
  • Tomb of the unknown soldier

Di GUM ada ice cream yang sangat terkenal disana, setiap turis yang berkunjung kesini pasti membeli es krim ini, bahkan saat musim gugur yang dingin saja kami pun ikut membeli.  Berhubung aku tidak boleh makan coklat, ada dua rasa yang aku coba saat beberapa kali berkunjung kesini warna hijau dan kuning, rasanya manis kayak nangka bercampur candy  enak deh. Kalau yang hijau ekspektasinya rasa green tea ternyata bukan entahlah rasanya seperti campuran daun-daun.

kami bertiga benar-benar menikmati perjalanan bersama, Aku, Vivi dan Melina. Dari tour ini kami mendapatkan teman lagi bernama Aline, dy berasal dari Canada dan dy menawarkan untuk menikmati lunch bersama di restoran bagus dengan harga miring.. the Pushkin Cafe disini ditawarkan paket 2 menu lunch dan minum atau 3 menu dengan minum dengan harga 700 rubel dan 980 rubel.. well aku tidak pernah berencana selama travel makan di restoran tapi ini worth it banget apalagi bersama-sama

Setelah makan kami merencakan untuk metro tour sendiri, kenapa metro tour? Konon metro station disini di design dengan sangat artistik dan unik-unik loh, jadi itulah tujuan kita berkunjung ke station-station. Nah seperti cerita aku sebelumnya akan lebih hemat kalau kamu beli tiket 3 hari sekaligus seharga 400 rubel jadi naik metro keluar masuk ga kan kenal bayar lagi. Berhubung juga sedang hujan dan dingin, di metro station jadi hangat looh.

IMG_7697.PNGNah kemana aja tujuannya? Yang jelas ke metro station yang warna coklat, lalu yang biru lalu ke abu-abu karena polyanka salah satu station terdekat hostel kami. Metro station di Rusia ini karena unik dan ada lagi ciri khasnya, yakni di eskalator nya, bagi yang takut ketinggian jangan liat ke bawah yaaa atau kebelakang, karena rata-rata eskalatornya panjang dan kemiringannya bisa 45 derajat.

Kita juga sempat mampir di perpus kota di Moscow, suasananya enak banget tapi sayang ini tidak buat umum.

nah dalam perjalanan pulang kita turun di stasiun yang dekat dengan GUM, ternyata di depan stasiun ada semacam taman tempat tongkrongan, jelas dengan banyaknya penjual makanan makanan cemilan. Tempatnya asik tapi jangan coba-coba weekend kesini yaa, ramee banget.

Udah malem, dan kita capek banget setelah keliling naik turun tangga. Akhirnya kita memutuskan balik ke hostel, dan karena kita belom makan akhirnya mampir dulu ke mini market terdekat. Masak Spagetty!! Ini makanan yang cocok disemua lidah dan pas banget aku memang cari hostel yang ada kitchen nya sehingga bisa masak sendiri untuk hemat biaya makan.

Lanjut to the next chapter lagi yaaa… see yaaa

semoga bermanfaat Travelers