Takabonerate, the most expensive adventure

Selamat datang kembali setelah menjalani liburan panjang teman-teman, Yup tanggal 2 – 7 Mei 2016 kemarin saya memilih berllibur di salah satu pulau terbaik yang di miliki oleh Indonesia, yakni Takabonerate.


Taka bone rate yang berarti kepulauan koral yang tertutup pasir putih dan yang perlu diketahui Takanonerate merupakan taman laut kawasan atoll terbesar ketiga di dunia. Luasan atol ini mencapai 220.000 hektar dengan sebarang terumbu karang yang mencapai 500km bisa dibayangkan dong betapa luas dan banyaknya lokasi di Takabonerate yang bisa dijelajahi dengan snorkling maupun diving.

Jujur saja sebelumnya belom pernah terdengar ditelinga mengenai Takabonerate, dan saat teman saya di surabaya men-share info trip ini dan men-tag saya, saya pun mulai browsing untuk mencari info tentang Takabonerate. Saat itu sempat pesimis mau ikut karena sebagian banyak rombongan mengikuti kegiatan snorkling dan saya sebenarnya ingin banget menjalajahi bawah lautnya dengan diving karena udah jauh dan sayang apabila tidak sekaligus direncanakan. setelah tanya-tanya ternyata yeeei bisa diving disana.

Perjalanan saya di mulai dari cikampek saat weekend menuju yogyakarta, bermain sama ponakan, kakak dan mama serta minta ijin walaupun sebenarnya bukan minta ijin sih kan udah beli tiket dan bayar semua biaya hahaha.. Senin malam kami berangkat menuju makasar dan menginap di hotel transit di airport untuk mengumpulkan tenaga sebelum perjalanan panjang. Titik temu saya beserta rombongan yang lain di kota Makasar selasa pagi, dari sini perjalanan kami dilanjutkan ke Selayar dengan menggunakan pesawat wings air pada pukul 09.30 waktu Makasar. Sesampainya di Selayar kita menyewa kendaraan yang akan membawa kami ke pelabuhan dengan lama perjalanan darat 45 – 60 menit. Setelah itu kita menaiki kapal yang akan membawa kita ke pulau Tinabo Besar selama 5 – 6 jam tergantung besar kecilnya ombak. Perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan tapi tenang semua itu akan terbayar lunas plus bonus selama teman-teman sudah sampai disana.


Kenapa saya bilang dalam judul saya “the most expensive” itu bukan karena berapa banyak uang yang dihabiskan untuk liburan ini melainkan apa yang  saya dapatkan dari liburan ini sangat mahal yang tidak ternilai harganya dan belum tentu didapatkan di liburan lainnya.

Sesampainya kami di Tinabo Besar tidak ada satupun sinyal provider HP yang bisa didapatkan, dan itu membuat liburan ini jauh dari kesibukan dengan social media maupun komunikasi dengan yang teman dan saudara yang jauh disana. Hal ini membuat keuntungan tersendiri yakni membangun keakraban dengan sesama rombongan liburan semakin erat. Dan apa yang kami dapatkan di sini? jawabanya banyak.

Selain tidak ada sinyal disini juga susah air tawar, untuk mandi mereka menjual air tawar dengan harga 30 ribu. Air tawar versi mereka pun air yang kalau dibuat mandi banyak busanya hehehe.. Disinilah kita belajar air tawar itu penting juga loh..

Pernahkah anda membayangkan bermain di pinggir pantai bersama bayi-bayi hiu? yup, disini tempatnya. Bayi-bayi hiu ini tidak menggigit bahkan mereka sangat senang berada di pinggir pantai bermain dan berenang, dan saat kita memberi mereka makan ikan mereka akan berkumpul dan berenang di sekitaran kaki yang tekadang bikin geli kalau disenggol hihihi…



 Apa lagi? Pemandangan sunset dan sunrise nya yang luar biasa, perpaduan warna sunset yang sangat indah kuning, orange, jingga, berparas cantik di  langit biru dan  berawan putih dipadu dengan warna biru laut yang jernih dan pasir putih yang bertebaran manis di pulau ini. Pemandangan ini kita lihat selama 4 hari disana, sambil main kano, atau sekedar main dipinggir pantai dengan berfoto-foto, atau menikmati sunset dengan tiduran di hammock. Nah, kalau saya menikmati sunset dengan makan mie rebus sekali makan 2 porsi lalu dilanjutkan dengan tiduran di hammock dan ini saya lakukan selama 4 hari berturut-turut, uppps. Hmmm, jujur sih saya susah bergaul, apalagi sama orang baru pasti banyak diemnya hehehe, dan butuh waktu lama untuk bisa akrab dengan yang lain.


  
  
Pernah lihat di foto atau film barat tentang milkyway? taburan beribu-ribu bintang dilangit? Yup, kami dapatkan juga selama di pulau Tinabo Besar dan malam dengan milkyway itulah yang menjadi atap tenda kami selama disana berhari-hari. Seluruh langit bagaikan bermandikan cahaya bintang dan bintang jatuh yang menambah keseruan malam-malam kami. Yah kami sangat beruntung kapan lagi bisa lihat begini boro-boro ada di kota di desa aja belum tentu ada. Ngomong-ngomong soal tenda kayaknya terakhir tidur di tenda itu waktu pramuka aja deh hahaha.. di malam kedua kami dari dalam tenda terdengar riuhan nyanyian temen-temen yang bisa membangunkan seisi pulau hahaha, saya pun akhirnya keluar tenda mencoba bergabung walaupun dengerinnya sambil tiduran di hammock depan tenda.


 selanjutnya tentang snorkling dan diving jangan ditanya deh bagus tidaknya karena jawabannya pasti BAGUUUUUS BANGET. Coral yang warna-warni, bintang laut yang warna warni, ikan yang warna warni, coral yang padat dan tersebar penuh seperti taman, dan saat inilah saya semakin terkagum-kagum dengan karya Tuhan yang sangat luar biasa. Walaupun memang setiap spot bawah laut di Indonesia punya ciri khas masing-masing tapi disini saya rasa masih sangat bagus mungkin karena masih asri dan belum banyak terjamah turis-turis atau wisatawan. Well, bagi teman-teman yang mau kesini jangan lupa yang bertangungjawablah dengan lingkungan sekitarmu terutama bawah laut kita ini.

  
  
  
  
 dan tentunya keberuntungan ini ditambah dengan teman-teman trip yang sangat mengasikkan, semuanya unik dan punya kelucuan masing-masing. Kami sampai punya maskot tersendiri bernama Tamara, dy adalah burung flaminggo pink yang sangat besar dan siap membawa kita menikmati laut sambil berjemur atau sekedar tempat untuk melepas lelah dari snorkling dan diving.


Ditambah mendengar nyanyian bersama di kala malam di perjalanan kapal, gurauan dan candaan mereka di kapal dan di pulau, kisah-kisah lucu yang terjadi selama perjalanan, bahkan celoteh-celoteh selama perjalanan ini lah yang membuat perjalanan ini semakin terasa berharga.

selanjutnya merupakan itinerary selama kami di Takabonerate.

hari pertama

  1. tinanja besar
  2. tinanja kecil (coral garden)
  3. lamungan(sumur ikan)

hari kedua

  1. latondu besar wall reef 1
  2. latondu besar tabulate
  3. rajuni laut
  4. tinabo kecil
  5. jelajah pulau latondu besar
  6. kampung nemo( Soft coral)

hari ketiga

  1. tarupa kecil (pinky fish)
  2. jelajah kampung bajo
  3. tarupa kecil ( hantu ceria)
  4. tarupa besar (tata utara)
  5. tinabo besar (kima)

tapi dari segala kebahagiaan diatas ada saat dimana kita menemukan banyak ikan mati yang mengambang di laut, sempat terkejut dan kami bertanya kepada guide lokal ini kenapa, dan ternyata masih ada saja nelayan yang menggunakan bom untuk menangkap ikan.. hiksss sedih sekali tempat seindah ini masih saja dihancurkan dengan aktivitas bom ikan. Bapak Bapak nelayan please berhenti membom ikan laut, bapak nelayan ganteng deh ;).

sebelum ditutup makasih ya yang udah selalu setia nemenin saya kemana saja. selebihnya biarlah foto yang berbicara betapa indahnya Takabonerate ini.. please enjoy it

Thx u to :

  1. Dimas selaku pembuat trip makasih sudah mempertemukan kita
  2. Hafiz yang ngurusin kita yang rewel-rewel ini dari a-z, jangan lupa kurang BIR ya hehe
  3. Kakak Matahari aku terkagum-kagum dengan selfie dan caramu menangani tamara di laut untuk pose haha
  4. Puput kamu kereeen udah berani nyobain diving dan pose yoganya mantap banget
  5. Feby si ibu dokter aku envy dengan kulitnya yang ga bisa hitam walaupun dy sering berjemur huhuhu pose yoga nya oke banget, calon model nih hahaha
  6. Anwar si pengusaha muda yang selalu bertingkah konyol bikin liburan ini banyak cerita lucu
  7. Hendrik si heroik rescue hati-hati yah ko ingat safety first dan hemat oksigen yaa,
  8. Steve si koko berbadan kekar, pose foto underwaternya bagus banget loh koh ditambah udah bsia stabil divingnya, mantep
  9. Mbak Nila aku suka rambut merahmu bagus banget kamu cantik..ayoo dicoba divingnya biar makin memacu adrenalin mbak hehe
  10. Paskal the most photografer in this trip, ga ada dia foto liburan kita gak da apa-apanya, suhuuuu ajarin dong
  11. Kiza kecil-kecil yang merasakan “the first experience” di liburan ini dan bersyukur banget udah di ajakin sama aa’paskalnya cuiit cuiit
  12. Ell si putri duyung nafasnya hemat banget deh ayoooo liburan ajak-ajak yaaa..
  13. Shela yang penuh perjuangan melalui kisah romancenya semangaaat, kakak, one day you will find a good one for you..terima kasih sudah bawa tamara sebagai maskot kita
  14. Nissa yang selalu supporting teman-teman, dan selalu bilang the expensive trip hahaha aku jadi sedih loh, kidding
  15. Mbak sari sosok yang paling kalem sih aku liatnya yang selalu bersama dengan kakak matahari dan mbak shela, maksudnya paling kalem dari kalian bertiga hahaha
  16. Elfira temen menggilanya anwar si pengusaha muda si putih yang takut hitam katanya hehehe sama loh mbak aku juga takut..

Ps: update-an foto menyusul


  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  

2 tanggapan untuk “Takabonerate, the most expensive adventure”

Tinggalkan Balasan ke dg situru' Batalkan balasan